Nicke Widyawati Ungkap Rencana Pertamina Bidik Bisnis Baterai Motor Listrik
pada tanggal
14 Februari 2021
JAKARTA, LELEMUKU.COM - BUMN PT Pertamina (Persero) membidik bisnis baterai motor listrik di dalam ekosistem baterai kendaraan listrik yang sedang digenjot Pemerintah RI.
Baca Juga
"Potensinya (perkembangannya) lebih cepat dibandingkan roda empat," kata Nicke pada Sabtu, 13 Februari 2021.
Dia menerangkan peluang pengembangan Energy Storage System (ESS) cukup besar di Indonesia untuk menjaga suplai dari PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).
Pertamina bergabung di Indonesia Battery Holding (IBH) untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik atau EV. Dalam IBH, Pertamina bergabung bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Aneka Tambang (Antam).
Ada tujuh tahap yang dilakukan holding. Tahap di sektor hulu yaitu mining dan refining diurus PT Inalum dan Antam.
Pertamina akan bergerak pada empat lini tengah atau hilir, yaitu precursor, cathode, battery cell, dan battery pack. Sedangkan satu tahap terakhir di sektor hilir, yaitu recycling, akan diurus Pertamina bersama PT PLN (Persero).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga pengujung 2018, jumlah sepeda motor di Indonesia mencapai 137,7 juta unit. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia sekitar 270 juta jiwa.
Dari angka di atas, populasi sepeda motor setengah dari jumlah penduduk. Maka masuk akal jika Pertamina mengincar bisnis baterai motor listrik di Indonesia.(tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.