Inpex Masela dan Universitas Pattimura Tandatangan MoA Beasiswa 55 Mahasiswa
pada tanggal
28 Juli 2019

Program beasiswa Inpex Masela bersama Unpatti telah berjalan selama lima tahun dengan total mahasiswa yang telah menerima bantuan tersebut sebanyak 198 mahasiswa. Di tahun 2019 ini, Inpex Masela akan kembali memberikan bantuan kepada 55 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa eksakta dan non eksakta, yaitu diprioritaskan kepada mahasiwa asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Menurut Special Expertise Inpex Masela Ltd, Halida Hatta bahwa komitmen kepedulian Inpex Masela terhadap dunia pendidikan tidak pernah surut walaupun masih belum berproduksi. Ia berharap kerjasama tersebut ddapat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam rangka memajukan pendidikan di wilayah Maluku.
Baca Juga
"Penandatanganan ini merupakan simbol bagaimana arti kerjasama, kolaborasi antar pemangku kepentingan ini sangat penting dan bermanfaat dalam membangun generasi muda Maluku yang memiliki prestasi dan kualitaa untuk bersaing dengan daerah lain,” kata dia.

Ia menjelaskan dengan ditandatanganinya perjanjian pengembangan lapangan Gas Abadi Masela (POD), maka telah menjadi momentum dan sinyal positif terkait keberlanjutan program Inpex di tanah Maluku.
Sementara itu, Rektor Unpatti, Prof M. J. Saptenno mengaku bersyukur dan mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin dengan Inpex Masela dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Ia berharap pemberian beasiswa itu yang difokuskan kepada mahasiswa Kepulauan Tanimbar dan MBD tersebut dapat ditangkap dengan baik sebagai pelecut dan motivasi agar belajar lebih giat lagi dan mendapatkan prestasi yang maksimal.
"Inpex telah mengambil langkah yang sangat baik dengan melakukan kerjasama di bidang pendidikan yang dilakukan secara berkelanjutan. Untuk itu, saya atas nama pimpinan civitas akademi Unpatti mengaku berterimakasih atas itikad baiknya," aku dia.

Saptenno juga meminta Inpex dan SKK Migas dapat melihat dan turut berkontribusi terhadap perbaikan fasilitas pendidikan yang saat ini sedang digalangkan pihaknya, seperti Teknik Perminyakan dan Teknik Geologi di tahun lalu, kini pihaknya akan membuka Fakultas Teknik Kimia melalui bimbingan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ia menuturkan terkait dengan aktivitas migas yang telah ditandatangani POD, maka diluar aspek teknis kedepan Inpex perlu memikirkan terkait keberlanjutan selepas kontrak blok Masela selesai.
"Saya liat aspek sosial, lingkungan dan terutama budaya masyarakat ini harus secara paralel digarap. Bagaimana agar nantinya selepas selesai kontrak, wilayah yang ditinggalkan tidak mati tapi tetap maju secara berkesinambungan. Salah satunya apa, yakni melalui sektor pariwisata lokal yang dari sekarang harus dilihat potensinya,” tutupnya. (Inpex)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.