Joe Biden Desak Militer Myanmar Serahkan Kekuasaan ke Aung San Suu Kyi
pada tanggal
05 Februari 2021
WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Presiden Amerika Serikat Joe Biden mendesak militer Myanmar untuk menyerahkan kekuasaan dan membebaskan para pejabat dalam kudeta Senin kemarin. Hal ini Biden sampaikan dalam pidato kebijakan luar negeri pertamanya pada Kamis.
Baca Juga
Baca juga: Amerika Belum Selesai Mengkaji Sanksi Terkait Kudeta Myanmar
Selain itu, penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan, telah berbicara melalui telepon pada Rabu malam dengan para duta besar dari ASEAN. Dalam komunikasi itu, Sullivan menyampaikan keprihatinan mendalam Biden mengenai kudeta di Burma.
Kudeta Myanmar terjadi saat Komandan Angkatan Darat Jenderal Min Aung Hlaing mengambil alih kekuasaan pada Senin dini hari. Militer mengklaim kudeta ini terjadi karena ada ketidakberesan dalam pemilihan November yang dimenangkan oleh partai Aung San Suu Kyi, NLD, dengan telak. Komisi pemilihan mengatakan pemungutan suara itu adil.
Menanggapi hal ini, Joe Biden mengancam untuk memberlakukan kembali sanksi terhadap Myanmar. Ia meminta masyarakat internasional harus bersatu untuk menekan militer agar melepaskan kekuasaan. (Tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.