Joy Adriaansz Ungkap Upaya Pemkot Ambon Tingkatkan Vaksinasi Covid-19
pada tanggal
09 April 2021
AMBON, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya meningkatkan jumlah penerima vaksin covid 19 dengan melakukan pelayanan vaksinasi bagi kelompok – kelompok sasaran prioritas.
Baca Juga
Setelah lansia, imbuhnya, urutan penerima vaksin terbanyak adalah tenaga pendidik 5.533 dengan booster 247, tenaga kesehatan 3.927 dengan booster 3.077, anggota TNI/Polri 3.217 booster 424, pegawai BUMN, 1.789 booster 304, ASN 1.680 booster 533, pedagang pasar 937 dengan booster 533, Sopir 366 dengan booster 74, sedangkan atlit dan anggota DPRD masing – masing 38 dan 26 orang, namun belum ada menerima suntikan vaksin dosis kedua.
Dikatakan Jubir, Pemerintah pusat (Pempus) saat ini tengah menggenjot jumlah vaksinasi bagi kelompok usia 60 tahun keatas, sebagai kelompok dengan tingkat resiko fatality yang tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya. Diharapkan, vaksinasi bagi 21,6 juta lansia di Indonesia dapat terselesaikan sebelum Lebaran.
Sejalan dengan target itu, kota Ambon, telah diapresiasi oleh Pempus sebagai salah satu dari 20 kabupaten/kota di Indonesia yang mencapai tingkat vaksinasi lansia diatas 25 persen. Apresiasi ini menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran Pemkot Ambon yang selama ini mensosialisasikan dan melaksanakan vaksinasi massal.
“Dengan apresiasi yang diberikan menjadi dorongan motivasi kita untuk dapat memenuhi target pempus tersebut,”imbuhnya.
Jubir optimis, dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat kota ambon terhadap bahaya covid 19, akan terus meningkatkan capaian penerima vaksinasi khsusunya bagi kelompok lansia.
“Perangkat Desa, Negeri, maupun Kelurahan, bahkan RT/RW, sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat menggerakan para lansia untuk menerima suntikan vaksin, sehingga capaian vaksinasi di kota Ambon terus meningkat,”tandasnya.
Sementara itu, Kota masih tetap berada pada zona oranye atau resiko sedang penyebaran Covid 19 di Provinsi Maluku, dengan skor 2,22 poin atau meningkat dari 0,09 poin dari minggu sebelumnya.
Meski sempat dilanda kekhawatiran bahwa skor dan zonasi kota ambon akan turun, karena bertambahnya kasus kematian warga yang terkonfirmasi Covid 19, namun ternyata zonasi Ambon per tanggal 4 April 2021, tidak berubah.
“Yang jelas kita bersyukur karena kota Ambon tidak turun ke zona merah, walaupun ada penambahan dua kasus kematian,” ungkap Jubir.
Walau demikian, masyarakat kota Ambon diminta tidak lengah dalam penerapan disiplin protokol kesehatan saat beraktivitas.
“Pemkot melalui Satgas penanggulangan Covid 19 dibantu TNI/Polri tetap melaksanakan operasi Yustisi baik siang dan malam untuk mengingatkan Masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.
Sesuai data terbaru, jumlah terkonfirmasi positif 4867 jiwa, dirawat 104, sembuh 4694, dan meninggal 67 Jiwa. (diskominfoambon)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.