BKSDA Telusuri Penyebab Tiga Harimau Sumatera Mati di Pinggir Hutan di Aceh
pada tanggal
31 Agustus 2021
BANDA ACEH, LELEMUKU.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh menemukan tiga ekor Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) mati di kawasan hutan di Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan. Belum jelas sebab kematiannya, karena memerlukan proses nekropsi atau autopsi pada hewan, tapi ketiganya diketahui terkena jerat yang dipasang penduduk setempat.
Baca Juga
Saat tim tiba di lokasi, Agus mengungkapkan, ketiga harimau sudah mati. Dari tiga harimau tersebut, satu individu di antaranya teridentifikasi indukan. "Sedangkan dua individu lainnya belum teridentifikasi, berapa umur dan jenis kelaminnya. Kami juga masih menunggu laporan dari tim di lapangan," kata Agus lagi.
Sehari sebelumnya, penemuan jejak sekelompok harimau dilaporkan di Riau. Jejak berlokasi di areal perkebunan sawit PT Gandaerah Hendana wilayah Kerumutan Kabupaten Pelalawan. Tim dari BKSDA Riau yang langsung meluncur ke lokasi telah memastikan kebenaran jejak hewan buas yang dilindungi itu.
Menurut Andri, jarak lokasi ditemukan jejak itu tidak jauh dari kawasan konservasi wilayah Kerumutan, atau hanya tujuh kilometer. Artinya, lokasi itu masih menjadi wilayah jelajah satwa itu. "Sebab dari 4-5 harimau dewasa wilayah jelajahnya bisa mencapai 100 kilometer."
BKSDA Riau langsung memperingatkan perusahaan dan masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas seorang diri. Perusahaan juga diminta untuk membuat plang informasi di perlintasan satwa tersebut. "Kami juga memasang camera trap di perlintasan harimau itu serta menyisir jerat di sekitar lokasi," katanya. (Tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.