Badai Ian Tewaskan 100 Orang di Amerika Serikat
pada tanggal
04 Oktober 2022
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Korban tewas akibat Badai Ian di Amerika Serikat sudah mencapai 100 orang sampai Senin malam, 3 Oktober 2022. Tim pencarian dan penyelamatan di Florida hari ini akan kembali melanjutkan pencarian korban salah satu badai paling ganas ini.
Baca Juga
"Saya tidak mengatakan kami tidak akan menemukan korban lain. Kami mungkin menemukan orang lain."
Setidaknya 103 warga tewas telah dikonfirmasi sejak Ian mendarat di AS dengan kekuatan bencana sebagai badai Kategori 4, dengan kecepatan angin maksimum 240 km per jam.
Pihak berwenang North Carolina mengatakan setidaknya empat orang tewas di sana.
Pejabat di Lee County, yang meliputi komunitas yang terkena dampak parah di Pulau Sanibel, Fort Myers dan Cape Coral, membantah bahwa mereka menunggu terlalu lama untuk memerintahkan evakuasi saat badai mendekat.
"Saya yakin pada manajer daerah kami, para pemimpin kami, gubernur kami, kami semua dalam penegakan hukum, bahwa kami menyampaikan pesan itu pada waktu yang tepat," kata Sherif Carmine Marceno pada konferensi pers yang mengumumkan 54 kematian di Lee County.
Dia dan pejabat lainnya mengatakan penduduk di daerah rentan di seluruh Teluk telah diperingatkan sebelumnya untuk mencari tempat lebih tinggi dan bahwa pemberitahuan evakuasi wajib dikeluarkan setelah prakiraan menunjukkan Lee County di jalur kemungkinan pusat badai, yang awalnya menuju lebih jauh ke utara.
Cecil Pendergrass, ketua dewan komisaris daerah, mengatakan beberapa warga memilih untuk bertahan. "Saya menghormati pilihan mereka," katanya kepada wartawan, Minggu. "Tapi saya yakin banyak dari mereka yang menyesalinya sekarang."
Menjawab kritik terhadap penanganan evakuasi oleh otoritas Lee County, Gubernur Ron DeSantis mengatakan, "Kita harus fokus pada menyelamatkan korban dan berhenti berbicara terus-menerus dan mencoba untuk melemparkan fitnah pada orang-orang yang melakukan pekerjaan terbaik yang mereka bisa dengan informasi yang tidak sempurna."
Sekitar 43.000 pekerja mencoba memulihkan listrik ke lebih dari 560.000 rumah dan bisnis yang tetap tanpa listrik sampai Senin. Sekitar 3,3 juta rumah dan bisnis Florida awalnya kehilangan listrik selama badai, kata Guthrie.
Ia mengaku belum mengetahui persis jumlah pengungsi karena banyak orang telah kembali ke rumah atau pindah bersama keluarga atau teman.
Beberapa warga yang terlantar akan ditampung di trailer Badan Manajemen Darurat Federal atau diberikan voucher untuk menginap di hotel dan motel, kata para pejabat.
Pada Senin, 46 dari 59 sekolah yang ditutup sebelum badai, telah dibuka kembali dengan sebagian besar sisanya diperkirakan akan dibuka kembali pada akhir minggu. (Tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.