Jelang KTT ASEAN, Dmytro Kuleba dan Hun Sen Bertemu di Phonm Penh
pada tanggal
10 November 2022
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Pemimpin Kamboja bertemu dengan menteri luar negeri Ukraina pada Rabu di Phnom Penh, sehari sebelum KTT ASEAN berlangsung. Perdana Menteri Hun Sen mengatakan negaranya "menentang agresi terhadap Ukraina" beberapa hari menjelang pertemuan puncak regional yang akan dihadiri oleh menteri luar negeri Rusia.
Baca Juga
Kamboja menjadi tuan rumah KTT para pemimpin ASEAN dan juga KTT Asia Timur selama beberapa hari ke depan di Phnom Penh. Beberapa pertemuan juga akan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov serta Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
Kamboja telah lebih blak-blakan daripada sebagian besar anggota blok ASEAN 10-anggota atas invasi Rusia ke Ukraina.
Kao Kim Hourn, penasihat dekat Hun Sen, mengatakan kepada Reuters bahwa penerimaan Phnom Penh terhadap Kuleba sejalan dengan prinsip-prinsip ASEAN. Pernyataan Hun Sen, menurut Kao, juga tidak akan menimbulkan ketegangan dengan Rusia di KTT Asia Timur.
"Menteri luar negeri Ukraina akan berada di sini untuk menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara, yang merupakan dokumen yang sangat penting untuk apa yang kami sebut prinsip untuk memandu hubungan antarnegara di kawasan ini," kata Kao Kim Hourn.
"ASEAN harus dilihat sebagai apa yang disebut sebagai perantara perdamaian yang jujur," katanya. Dia menambahkan bahwa Lavrov dikonfirmasi untuk menghadiri KTT Asia Timur, tetapi karena Ukraina bukan anggota kelompok itu, Kuleba tidak akan hadir.(Tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.