-->

Kami sangat menghargai kehadiran Anda di sini. 🙏

Dukung kinerja jurnalisme kami dengan berdonasi agar kami bisa terus menyajikan berita berkualitas untuk Anda. 🚀

Dukung Kami

Anda tidak aktif selama 10 menit!

Halaman akan berpindah ke artikel berikutnya dalam 5 detik. Klik atau sentuh layar untuk membatalkan.

Minggu, 6 April 2025
07:47:06 pagi

Beijing Cabut Kewajiban Masker di Kereta Bawah Tanah


BEIJING, LELEMUKU.COM - Kereta bawah tanah ibu kota Cina, Beijing, mulai Minggu 16 April 2023 mencabut kewajiban masker wajib bagi para penumpang. Aturan ini dikeluarkan beberapa hari setelah seorang pakar kesehatan Cina mengatakan ancaman COVID-19 terhadap manusia tidak lagi serius.

Staf di stasiun kereta bawah tanah Beijing mencopot tanda yang mengingatkan orang untuk memakai masker, lapor Beijing Daily.

Baca Juga

Pelonggaran pemakaian masker sejalan dengan langkah-langkah yang lebih luas oleh Cina, yang mengatakan pekan lalu bahwa sekarang tidak lagi wajib memakai masker saat menggunakan transportasi umum, menurut media pemerintah.
 IMG-20230409-170401-329

"Seolah-olah sebuah era telah berlalu," kata seorang pengguna di aplikasi e-commerce sosial populer Cina, Xiaohongshu, saat media sosial ramai dengan berita tentang pelonggaran aturan.

Pandemi mendekati akhir, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia, kata Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Cina, menurut China Daily.

Cina, yang mencabut aturan COVID yang ketat pada Desember, mengatakan data resmi terbaru menunjukkan tingkat kepositifan COVID naik sedikit pada awal April, menurut Global Times. Namun, spesialis pernapasan mengatakan kecil kemungkinan Cina akan mengalami gelombang infeksi besar lainnya secara nasional.

Cina telah beberapa kali menyatakan kemenangan atas COVID, menyoroti tanggapan dan penanganan pemerintah terhadap pandemi tersebut.

Kendati demikian, beberapa netizen menyuarakan keprihatinan atas pelonggaran aturan penggunaan masker, dengan mengatakan bahwa virus tetap menjadi ancaman.

"Mari berharap tidak akan ada gelombang kedua infeksi," kata seorang pengguna di situs Weibo media sosial China yang mirip Twitter.

Masker adalah opsional di transportasi umum dan di supermarket, bioskop, dan tempat dalam ruangan lainnya dengan pertemuan besar, lapor berita Xinhua.

Masker tetap wajib digunakan ketika seseorang dites positif COVID atau menunjukkan gejala, selama wabah lokal dan di institusi medis dan panti jompo, kata laporan itu.

Kota-kota Cina telah menghapus mandat masker selama beberapa minggu, termasuk Hong Kong, yang mengakhiri persyaratan masker pada 1 Maret.(Tempo)


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel