Xi Jinping Sebut Hubungan Cina - Singapura sebagai Percontohan di ASEAN
pada tanggal
03 April 2023
BEIJING, LELEMUKU.COM - Presiden Xi Jinping menyatakan hubungan antara Cina dan Singapura merupakan tolok ukur bagi negara-negara di kawasan ASEAN. Pemimpin Cina menyampaikan ini saat menjamu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Beijing akhir pekan lalu.
Baca Juga
Selama pertemuan itu, Xi mengatakan hegemoni dan intimidasi harus ditentang dan bahwa tidak ada negara lain yang boleh mencabut hak orang Asia untuk mengejar kehidupan yang lebih baik. Dalam keterangannya, presiden tidak menyebut nama negara mana pun.
"Negara-negara lain harus dapat menerima bahwa Cina saat ini tidak seperti Cina dulu," kata Lee kepada CCTV dalam sebuah wawancara menjelang kunjungannya.
Kata-kata hangat untuk Lee, bagaimanapun datang di tengah ketegangan yang meningkat antara Cina dan negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat, terkait masalah mulai dari perang Ukraina hingga hak asasi manusia.
Global Times, media yang berada di bawah naungan Partai Komunis Cina menyebut, ekonomi antara Cina dan Singapura sedang dalam proses peningkatan ke tingkatan baru. Ini di tengah dorongan multilateral kedua negara untuk integrasi regional ASEAN dan resistensi yang terakhir untuk memihak antara Cina dan Amerika Serikat.
Cina dan Singapura telah menyelesaikan peningkatan perjanjian perdagangan bebas bilateral (FTA), yang akan meningkatkan akses pasar untuk bisnis masing-masing.
Pengumuman itu muncul pada Minggu, 2 April 2023, sehari setelah kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral menjadi "Kemitraan Berorientasi Masa Depan Berkualitas Tinggi" selama kunjungan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong ke Cina.
Cina adalah mitra dagang terbesar Singapura, sedangkan negara pulau itu adalah investor asing terbesar Cina.
Kunjungan Lee ke Beijing merupakan perjalanan pertamanya ke Cina sejak 2019, sebelum pandemi global Covid-19 merebak. Kesepakatan FTA antara kedua negara akan membuka percepatan negosiasi untuk meningkatkan kerja sama ekonomi lainnya.
Pada Sabtu, 1 April 2023, Perdana Menteri Cina Li Qiang mengadakan pembicaraan dengan Lee di Beijing.
Dalam kesempatan itu, Li mengatakan Cina siap bekerja sama dengan negara-negara ASEAN termasuk Singapura untuk mempromosikan pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Cina (ACFTA 3.0) dan memajukan integrasi ekonomi regional.
Indonesia memimpin ASEAN tahun ini. Cina adalah mitra dagang terbesar Indonesia. Pada 2022, total perdagangan bilateral mencapai rekor baru senilai US$133,65 miliar atau sekitar Rp2 kuadriliun.
Sementara untuk investasi, tahun lalu, Cina menjadi investor ke-2 terbesar Indonesia. Di kuartal terakhir tahun lalu, Cina bahkan menjadi investor pertama Indonesia.(Tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.