Jokowi Buka KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo
pada tanggal
10 Mei 2023
MANGGARAI BARAT, LELEMUKU.COM - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi pada Rabu pagi, 10 Mei 2023, membuka konferensi tingkat tinggi atau KTT ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Di depan para pemimpin blok Asia tenggara, Jokowi menyerukan persatuan untuk mengahadapi tantangan global.
Baca Juga
"Yang menjadi pertanyaan, apakah ASEAN hanya akan menjadi penontoton? Apakah ASEAN hanya akan diam? Apakah ASEAN mampu menjadi promotor perdamaian dan pertumbuhan. Saya yakin. Kita semua percaya, Asean bisa asalkan satu kuncinya: Persatuan."
Sebelum memulai rapat, Jokowi menyambut para pemimpin negara-negara Asia Tenggara seperti Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim hingga Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr.
Sementara tidak ada perwakilan dari Thailand, sebab Perdana Menteri Prayut Chan-o-Cha mengikuti pemilihan umum di negara itu pada 14 Mei.
Rapat tingkat tinggi kali ini juga minus pemimpin Myanmar, yang tidak diundang setelah kudeta junta militer 2021. Konflik di negara itu membayangi KTT ASEAN.
Jokowi, dalam pembukaan mengatakan, dengan persatuan, ASEAN mampu jadi pemain sentral dalam membawa perdamaian dan pertumuhan. ASEAN, menurut Jokowi, punya set kuat sebagai episentrum pertumbuhan.
"(ASEAN) Ekonomi yang tumbuh di atas rata rata dunia, bonus demograsi, dan kestabilan kawasan yang terjaga. Ke depan ASEAN harus memperkuat integrasi ekonomi, mempererat kerja sama implementasi RCEP dan memperkokoh arsitektur, pangan, energi dan stabilitas keuangan," kata Jokowi.
Masalah Myanmar
Beberapa hari sebelum KTT dimulai, tembak menembak terjadi saat rombongan lembaga bantuan kemanusiaan ASEAN (AHA-Center) melintas di kotapraja Hseng di Negara Bagian Shan di Myanmar utara pada 7 Mei.
Presiden Jokowi saat jumpa pers Senin lalu, menyayangkan terjadinya insiden terhadap konvoi yang membawa diplomat Indonesia dan Singapura. Sejauh ini belum ada pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa itu.
Media pemerintah Myanmar pada Selasa mewartakan, "teroris" dengan senjata kecil menyerang sebuah konvoi yang mengirimkan bantuan untuk orang-orang terlantar. Sementara pihak sipil menyalahkan junta militer dan sejumlah negara seperti Indonesia dan Singapura menyerukan penghentian kekerasan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyerukan supaya ASEAN bisa lebih tegas dalam menyelesaikan krisis Myanmar, menyusul serangan terhadap konvoi AHA-Center.
Saat diwawancara eksklusif oleh Tempo pada Selasa 9 Mei 2023, jelang KTT ASEAN di Labuan Bajo, Anwar mengatakan ASEAN perlu mengubah pendekatannya dalam menangani krisis di Myanmar. (Daniel Fajri|Tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.