Inggris, Australia dan Kanada Minta Israel Batalkan Keputusan Pemukiman Baru di Tepi Barat
pada tanggal
01 Juli 2023
YERUSALEM, LELEMUKU.COM - Inggris, Australia, dan Kanada meminta pemerintah Israel membatalkan keputusan yang menyetujui pemukiman baru di wilayah pendudukan Tepi Barat. Mereka sangat prihatin dengan siklus kekerasan yang sedang berlangsung.
Baca Juga
Kekerasan telah melonjak di Tepi Barat. Bentrokan mematikan di Jenin, penembakan fatal oleh warga Palestina di dekat pemukiman Yahudi, serangan terhadap desa-desa Palestina oleh pemukim yang mengamuk, dan penggunaan kekuatan udara Israel yang jarang terjadi terhadap militan kini bermunculan.
Kepala hak asasi manusia PBB Volker Turk, seperti dikutip Reuters, pada pekan lalu mengatakan di Jenewa bahwa situasi di Tepi Barat "berisiko lepas kendali". Dia mendesak Israel untuk mematuhi hukum internasional.
Harian Yedioth Ahronoth melaporkan setidaknya tujuh pos baru dibangun di Tepi Barat sejak Kamis, 22 Juni 2023.
Konstruksi baru mengikuti pengumuman Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Rabu, 21 Juni 2023, soal rencana 1.000 rumah baru di pemukiman Eli sebagai tanggapan atas serangan senjata Palestina di daerah tersebut. Peristiwa itu dilaporkan sehari sebelumnya dan menewaskan empat orang Israel.
Menurut lembaga pengawas Israel Peace Now, Eli dibangun pada 1984. Sekitar 4.600 pemukim tinggal di sana. Warga Palestina di daerah itu mengatakan bahwa mereka diusir dari tanah mereka untuk memungkinkan perluasan pemukiman selama bertahun-tahun. (Tempo)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.